Buah Limau dan Nabi

Cantik sungguh buahnya. Siapa yang melihat pasti terliur. Baginda menerimanya dengan senyuman gembira. Hadiah itu dimakan oleh Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan tersenyum. Biasanya Rasulullah SAW akan makan bersama para sahabat, namun kali ini tidak. Tidak seulas pun limau itu diberikan kepada mereka. Rasulullah SAW terus makan. Setiap kali dengan senyuman, hinggalah habis semua limau itu.

Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda. Sahabat-sahabat agak hairan dengan sikap Rasulullah SAW itu. Lalu mereka bertanya. Dengan tersenyum Rasulullah SAW menjelaskan "Tahukah kamu, sebenarnya buah limau itu terlalu masam semasa saya merasainya kali pertama. Kiranya kalian turut makan bersama, saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyetkan mata atau memarahi wanita tersebut. Saya bimbang hatinya akan tersinggung. Sebab tu saya habiskan semuanya."

Begitulah akhlak Rasulullah SAW. Baginda tidak akan memperkecil-kecilkan pemberian seseorang biarpun benda yang tidak baik, dan dari orang bukan Islam pula. Wanita kafir itu pulang dengan hati yang kecewa. Mengapa? Sebenarnya dia bertujuan ingin mempermain-mainkan Rasulullah SAW dan para sahabat baginda dengan hadiah limau masam itu. Malangnya tidak berjaya. Rancangannya di'tewas'kan oleh akhlak mulia Rasulullah SAW.

Astaghfirullah'al azim...



Renungan bersama...menyedarkan diri sblm terlambat...

Ulangtahun kelahiran ke23



Hari ini genap umurku 23 tahun, hari utk aku kenangkan kembali apa yg telah aku isikan setahun yg lepas.....mengenangkan kembali apa yg telah diberikan oleh org sekeliling kepadaku...dan semestinya mensyukuri nikmat yg Allah kurniakan selama 23 tahun ini....Alhamdulillah masih lagi dipeluang utk terus mencari butir2 mutiara di dunia sebagai bekalan di akhirat....dan semestinya bertambah dekat dgn kematian...tanpa kita sedari....

Adakah cukup amalanku utk menjawab segala pertanyaan di dlm kubur.....adakah amalanku diambil kira utk aku mencium bau syurga....Astaghfirullah...

Kepada kawan-kawan, di sini huda memohon maaf atas segala kekurangan, kesalahan dan kesilapan huda sepanjang perkenalan...terima kasih yg tak terkira kerana mengingati akan tarikh ini dan mendoakan kesejahteraan huda. Itu dah cukup membuatkan huda sgt2 terharu, rasa nk menitis air mata ni....

Kepada mak dan ayah...
Along telefon mak pd mlm tu, mak terus mengucapkan "Selamat hari lahir long" dan aku menjawab "terima kasih mak, terima kasih buat segala-segalanya, segala susah payah mak membesarkan dan menjaga anak mak ni..along syg mak sgt2" rasa sebak yg amat bila menuturkan kata-kata ni.....dan mak berkata " Jangan ckp mcm tu....itu dah jd tanggungjawab mak pada along, esok klu along dah berkahwin...along akan pikul juga tanggungjawab tu" hmm....benar kata2 mak tu...aku makin meningkat dewasa, dan akan berkeluarga satu hari nanti.....mak menyambung lagi" Mak ada hadiah utk along, nnt along blk, mak bg k.." bertambah terharu yg sgt2.....I never expect anything except her remembrance and dua'...that's whut I really need from her.....Alhamdulillah......


To my Lovely Mr Photographer,
Thanks for being there to support me and cheer me up whatever moods I am...I am so grateful have you, dear. Love u so much...Thanks for all your efforts and attention towards me, I do know you struggle...I do really2 appreciate. I will remember what have you said to me on 9th Nov 09.


To my dearie housemate, Zawani dan Fadh (picture above)
Sungguh comel tindakan anda berdua....huda takkan lupakan....Huda tak expect langsung korg nk bg hadiah, siap nyanyi lagi....smbil diringi oleh petikan itar. walaupun wani main petik je gitar tu dan takde melodi pun....tp huda betul2 terharu sgt2 dan terhibur...It such a sweeeeeettttt moment..huhu. Love u guys more la cmni....hehe

To my officemate:
Camnelah aku leh terlupa birthday aku pagi td padahal mlm td mmg aku ingatpun...mungkin sbb pagi kot...mamai state lagi....just concentrate apa yg aku nk buat hari ni....masuk je opis kena serbu dgn Jinlin and the gang....they gave me a hug (perempuan sj OK) hampir tak bernafas.... and wish me with happy birthday and sang me a song. what a nice of you guys....and then korg bg plak honeycomb choco....betambah naik berat badan aku nmpk nya hari ni ...aderh....neway ...thanks a lot!

To my supervisors, Gayathri,
Thanks for being my a great supervisors, you helped me a lot...seriously...I am so really grateful for being your students... you are really supportive and sporting.....Thanks for the treat today.....huhu

To all my friends...
Thanks for birthday wishes.....penuh dah facebook...never expect this much...terima kasih atas doa2 kalian...

Aren't we behave like his parents? Think again..

A Story on Friendship

~ Author Unknown

A story is told about a soldier who was finally coming home after having fought in Vietnam. He called his parents from San Francisco.

"Mom and Dad, I'm coming home, but I've a favor to ask. I have a friend I'd like to bring home with me.

"Sure," they replied, "we'd love to meet him."

"There's something you should know," the son continued, "he was hurt pretty badly in the fighting. He stepped on a land mind and lost an arm and a leg. He has nowhere else to go, and I want him to come live with us."

"I'm sorry to hear that, son. Maybe we can help him find somewhere to live."

"No, Mom and Dad, I want him to live with us."

"Son," said the father, "you don't know what you're asking. Someone with such a handicap would be a terrible burden on us. We have our own lives to live, and we can't let something like this interfere with our lives. I think you should just come home and forget about this guy. He'll find a way to live on his own."

At that point, the son hung up the phone. The parents heard nothing more from him. A few days later, however, they received a call from the San Francisco police. Their son had died after falling from a building, they were told. The police believed it was suicide.

The grief-stricken parents flew to San Francisco and were taken to the city morgue to identify the body of their son. They recognized him, but to their horror they also discovered something they didn't know, their son had only one arm and one leg.

The parents in this story are like many of us. We find it easy to love those who are good-looking or fun to have around, but we don't like people who inconvenience us or make us feel uncomfortable. We would rather stay away from people who aren't as healthy, beautiful, or smart as we are.

Thankfully, there's someone who won't treat us that way. Someone who loves us with an unconditional love that welcomes us into the forever family, regardless of how messed up we are.

Tonight, before you tuck yourself in for the night, say a little prayer that God will give you the strength you need to accept people as they are, and to help us all be more understanding of those who are different from us!!! There's a miracle called Friendship That dwells in the heart You don't know how it happens Or when it gets started But you know the special lift It always brings. And you realize that Friendship Is God's most precious gift!

Friends are a very rare jewel, indeed. They make you smile and encourage you to succeed. They lend an ear, they share a word of praise, and they always want to open their hearts to us. Show your friends how much you care....